Minggu, 14 November 2010

sebuah jeda


kepergian. . .

di isyaratkan lewat sebuah pelukan, lambaian tangan, tangisan, senyuman miris atau bahkan lewat rangkaian kata yang terbentuk menjadi sebuah salam perpisahan

berkesan tak punya perasaan, tapi itu lah hidup dan realita

bahkan lebih "indah" ketika dilakukan tanpa meninggalkan pesan

*seperti taksido bertopeng yang muncul tiba-tiba dengan mawar merahnya dan pergi tanpa pesan dengan segala kemisteriusannya*

dan ketika waktu telah bicara

maka semua rangkaian peristiwa tadi hanya akan membuat kita tersenyum kecut di masa yang akan datang

ah peduli setan !